Refleksi Terbimbing Modul 3.3 (1)

Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid.

 

Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid? Setelah mempelajari modul ini mendapat informasi, pengetahuan dan  pemahaman  tentang cara  menyusun   program yang berdampak pada murid.  Ada langkah yang harus dijalankan  dalam  perencanaan yang menggunakan yaitu Monitoring, Evaluation, Learning dan Reporting (MELR). Selanjutnya menganalisis manajemen resiko yaitu 5 tipe resiko. Hal yang menarik   ketika kita memiliki    program yang akan dikembangkan di sekolah haruslah bermula dari pemetaan aset atau sumber daya di sekolah. Kemudian barulah dilakukan analiasis pemetaan 7 aset atau modal utama sekolah. Dalam tahapan mendesain program yang bedampak pada murid adalah selalu memakai pendekatan inkuiri apresiatif model BAGJA yang semakin meningkat setelah sebelumnya di sesi modul sebelumnya juga menggunakan model BAGJA sebagai  aksi nyata.

Apa hal-hal baru yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid? Ada beberapa informasi baru yang didapatkan terutama dalam hal perencanaan program di sekolah,   antara lain :

I. MELR meliputi :

a. Monitoring adalah kegitan pemantauan dalam melaksanakan program.

b. Evaluasi   adalah kegiatan yang sangat penting untuk mendukung tercapainya   tujuan dari   program yang dilakukan.  12 prinsip Monitoring dan evaluasi    adalah suatu proses yang harus dilakukan.

c. Learning adalah pembelajaran yang merupakan  proses refleksi yang harus dilakukan dalam sebuah program   sebagai sebuah kerangka kerja pembelajaran.  Learning ini terdiri atas empat tahapan yaitu: Fact (Fakta ): Catatan objektif tentang apa yang terjadi, Feeling (Perasaan): Reaksi emosional terhadap situasi, Finding (Temuan): Pembelajaran konkret yang dapat diambil dari situasi tersebut, Future (Masa Depan): Menyusun pembelajaran digunakan di masa depan.

d. Reporting, atau pelaporan adalah tahaban yang harus dilakukan demi efektifnya pelaksanaan program yang dijalankan.

II. Analisis manajemen resiko dari sebuah program yang dibuat  antara lain:

1. Resiko strategis, resiko yang berpengaruh terhadap kemampuan organisasi mencapai tujuan

2. Resiko operasional, resiko berhubungan dengan kelangsungan proses manajemen

3. Resiko Finansial,  resiko yang mungkin akan berakibat pada berkurangnya aset

4. Resiko Pemenuhan, resiko yang berkaitan dengan kemampuan proses prosedur internal  untuk memenuhi hukum  dan peraturan yang berlaku                       

5. Resiko Reputasi,  resiko yang berdampak pada reputasi lembaga.

III. Strategi desain program yang akan dijalankan antara lain yaitu :

1.    Aim : yaitu tujuan yang diinginkan

2.    Activities, yaitu kegiatan program   yang sedang dilakukan 

3.    Input : yaitu semua yang diperlukan selama melakukan kegiatan program

4.    Output : yaitu hasil  yang diraih dari satu kegiatan  yang ingin dicapai

5.    Objective : yaitu hasil yang diinginkan akan bermanfaat secara objektif

Perubahan apa yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini? Perubahan  yang akan dilakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini  adalah merancang program yang berdampak pada murid sesuai dengan kriteria langkah   yang telah dipelajari dengan menggunakan tahapan BAGJA, MELR, 12 prinsip monitoring dan evaluasi, 5 analisis manajemen resiko dan 5 strategi desain program.

Apa yang menantang    untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini ? Yang menantang    untuk memahami   dalam modul ini adalah merancang program yang berdampak pada murid sesuai dengan kriteria langkah   yang telah dipelajari dengan menggunakan tahapan BAGJA, MELR, 12 prinsip monitoring dan evaluasi, 5 strategi desain program dan analsis manajemen resiko.

       Apa sumber dukungan yang dimiliki untuk membantu  menyusun program yang berdampak pada murid ? Sumber-sumber dukungan yang dimiliki untuk membantu  menyusun program yang berdampak pada murid  adalah semua stakeholder yang ada disekolah, baik Guru, KS, Tenaga Kependidikan, Murid, orang tua, komite dan masyarakat sekitar.  Caranya dengan melakukan pemetaan aset yang potensial di sekolah sebelum mendesain sebuah program yang berdampak pada murid, ataupun sebelum  memodifikasi program dari sekolah lain. Karena sebuah program yang sukses di sekolah lain, belum tentu berhasil  untuk diterapkan disekolah kita. 


Komentar

Popular